Mengatasi Kesedihan dengan Kata-Kata Bijak Sayidina Ali bin Abi Thalib

Ketika sedang dirundung kesedihan yang begitu berat, seorang lelaki memutuskan untuk datang menemui Sayidina Ali bin Abi Thalib. Dia merasa tidak lagi mampu menahan beban kesedihannya yang begitu menghimpit. Sayidina Ali pun memberikan dua pertanyaan yang mengubah perspektif hidup lelaki tersebut.

Pertanyaan pertama yang dilontarkan oleh Sayidina Ali kepada lelaki itu adalah, “Apakah engkau datang ke dunia bersama dengan masalah-masalah ini?” Lelaki itu dengan tegas menjawab tidak. Pertanyaan kedua yang dilontarkan oleh Sayidina Ali adalah, “Lalu apakah kau akan meninggalkan dunia dengan membawa masalah-masalah ini?” Lelaki itu kembali menjawab tidak.

Dengan jawaban-jawaban yang diberikan oleh lelaki tersebut, Sayidina Ali memberikan kata-kata bijak yang dapat membuka pikiran dan hati lelaki tersebut. Ia mengatakan bahwa hal-hal yang tidak dibawa saat datang ke dunia dan tidak akan mengikuti saat meninggalkannya seharusnya tidak menjadi beban yang membuat seseorang bersedih. Ali bin Abi Thalib menasihati lelaki itu untuk bersabar atas urusan dunia dan melihat pandangan ke langit, karena segala sesuatu telah diatur oleh Yang Maha Hidup dan Maha Mengatur.

Sayidina Ali juga menekankan bahwa kesulitan dan kemudahan adalah nikmat dari Allah SWT, dan keduanya harus disyukuri. Ketika dihadapkan pada kesulitan, seorang mukmin harus memiliki kesabaran, karena hanya orang yang bersabar yang akan disempurnakan pahalanya tanpa batas. Sedangkan ketika dihadapkan pada kemudahan, seorang mukmin harus memiliki rasa syukur. Allah SWT berfirman bahwa Dia akan memberikan balasan kepada orang yang bersyukur.

Kata-kata bijak Sayidina Ali bin Abi Thalib berhasil membuka pikiran dan hati lelaki yang sedang dirundung kesedihan tersebut. Ia menyadari bahwa mengeluh dan bersedih tidak akan membawa solusi, melainkan hanya akan membuat hidup semakin sulit. Lelaki itu kemudian mengubah perspektif hidupnya dan memilih untuk tidak lagi bersedih dan mengeluh. Dia menyadari bahwa Allah SWT adalah pelindung yang Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui, dan hanya pada-Nya lah dia dapat bertawakal.

Dalam hidup, setiap orang pasti akan dihadapkan pada kesulitan dan kemudahan. Namun, yang membedakan adalah bagaimana kita menghadapinya. Kata-kata bijak Sayidina Ali bin Abi Thalib mengajarkan kita untuk memiliki perspektif yang benar dalam menghadapi hidup, yaitu dengan bersabar dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a comment
scroll to top